Perkuat Pendidikan Usia Dini, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Pendidikan

Perkuat Pendidikan Usia Dini, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Pendidikan
 
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi peserta didik PAUD serta beasiswa studi lanjut jenjang Strata 1 (S-1) bagi guru PAUD/TK di Kota Pekalongan.
 
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, menyampaikan hal tersebut usai membuka kegiatan Sosialisasi Mini Grand Design Kota Pekalongan Tahun 2026 tentang Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Selasa siang (20/10/2026). 
 
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan perlu dimulai sejak usia dini, sekaligus didukung oleh kompetensi tenaga pendidik yang memadai.
Aaf menjelaskan, Pemkot Pekalongan telah mengalokasikan beasiswa bagi guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S-1.
 
"Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru melalui tambahan insentif, termasuk dukungan terkait hari perlindungan guru,"ucapnya. 
 
Ia berharap, berbagai upaya tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Pekalongan.
 
“Sejatinya, yang paling berat itu mendidik dari dasar, dari tingkat yang paling dasar, yaitu PAUD. Mudah-mudahan pembinaan dari usia dini ini berjalan dengan baik sehingga ketika anak-anak melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, kita bisa melahirkan generasi-generasi yang lebih baik,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan bahwa, bantuan beasiswa studi lanjut diberikan untuk mendorong guru PAUD/TK meningkatkan kualifikasi akademiknya sesuai kebutuhan dan linearitas bidang pendidikan. Pada tahun 2026, Pemkot Pekalongan mengalokasikan anggaran sebesar Rp60 juta untuk 12 guru PAUD, dengan masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta.
 
Penyerahan beasiswa studi lanjut jenjang S-1 secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Aaf kepada Ufik Nur Laili, guru TK Al Barokah Kota Pekalongan, dan Diva Anisa, guru TK ABA Krapyak Kota Pekalongan. Adapun bantuan pendidikan bagi peserta didik PAUD diserahkan secara simbolis kepada Aqila Misya Safana dari TK Kutilang 1, Hilia Nurul Askiya dari TK Wiji, dan Muh. Zafran dari PAUD Al Muslimah.
 
Mabruri berharap bantuan tersebut dapat menjadi stimulus bagi para guru untuk terus mengembangkan kompetensi profesionalnya, sekaligus meringankan kendala pembiayaan pendidikan. Melalui penguatan kualitas pendidik dan dukungan pendidikan bagi anak usia dini, ia mengaku optimis, bahwa upaya mewujudkan wajib belajar satu tahun prasekolah dapat berjalan lebih optimal. 
 
"Langkah ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,"pungkasnya.
 
 
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)