Perubahan APBD 2026 Fokus pada Kebutuhan Mendesak dan Infrastruktur Kota

Perubahan APBD 2026 Fokus pada Kebutuhan Mendesak dan Infrastruktur Kota
 
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mulai membahas Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama DPRD Kota Pekalongan melalui Rapat Paripurna dengan Acara Pengantar Wali Kota Pekalongan Atas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Rabu (5/8/2026). Perubahan anggaran ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan yang berkembang sekaligus memperkuat pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas masyarakat.
 
Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, menjelaskan bahwa penyusunan Perubahan APBD 2026 merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang memungkinkan adanya penyesuaian anggaran sesuai perkembangan kondisi daerah, termasuk perubahan pendapatan, kebutuhan belanja, hingga pembiayaan daerah agar pelaksanaan program pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
 
Dalam rancangan perubahan tersebut, pendapatan daerah direncanakan meningkat menjadi Rp873,83 miliar atau naik sekitar 4,25 persen. Sementara itu, belanja daerah diusulkan menjadi Rp972,23 miliar atau meningkat 13,96 persen. 
 
"Kenaikan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional perangkat daerah, penyesuaian belanja pegawai, pemanfaatan SILPA, serta peningkatan dan pemeliharaan sarana prasarana yang mendukung pelayanan kepada masyarakat,"tuturnya.
 
Wali Kota Aaf menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan program-program yang benar-benar mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi warga. Salah satunya adalah pengadaan armada pemadam kebakaran untuk memperkuat penanganan kebakaran di tengah musim kemarau, serta percepatan penyelesaian sejumlah infrastruktur jalan yang masih menjadi kebutuhan masyarakat diantaranya di depan MAN IC Cendekia, dan sekitar Makam Sapuro serta ruas-ruas jalan lainnya.
 
"Selain itu, Pemkot Pekalongan juga terus mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui aspirasi anggota DPR RI untuk membantu percepatan pembangunan sejumlah proyek strategis,"ungkapnya. 
 
Lanjutnya, di sisi lain, pembangunan kolam renang Kota Pekalongan direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2027 dengan skema pembiayaan multiyears agar pembangunan dapat berjalan optimal.
 
Ketua DPRD Kota Pekalongan, M. Azmi Basyir, menyampaikan bahwa pembahasan Perubahan APBD 2026 akan segera dilanjutkan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurutnya, penyesuaian anggaran dilakukan agar selaras dengan realisasi keuangan daerah, perkembangan pendapatan, serta target kinerja masing-masing perangkat daerah.
 
"Kami berharap seluruh proses pembahasan berjalan lancar sehingga APBD Perubahan 2026 mampu mengakomodasi kebutuhan prioritas masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan Kota Pekalongan. Dengan sinergi bersama ini, anggaran diharapkan semakin efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat,"tukasnya.

 
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)