Wali Kota Aaf Resmikan Kantor PGRI Kota Pekalongan, Luncurkan Website PGRI dan Kukuhkan Triple Er Warriors

Wali Kota Aaf Resmikan Kantor PGRI Kota Pekalongan, Luncurkan Website PGRI dan Kukuhkan Triple Er Warriors
Kota Pekalongan — Komitmen memajukan dunia pendidikan dan membangun karakter generasi muda kembali ditegaskan Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf, saat meresmikan Kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pekalongan, peluncuran website resmi PGRI Kota Pekalongan, serta pengukuhan komunitas Triple Er Warrior (Pejuang 3R), Selasa siang (16/12/2025).
Wali Kota Aaf menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong, kekompakan, dan komitmen para guru yang tergabung dalam PGRI Kota Pekalongan hingga akhirnya memiliki kantor representatif milik sendiri. Ia mengungkapkan bahwa, sebelumnya kantor PGRI masih berupa rumah tinggal yang kemudian direhabilitasi secara total.
“Ini luar biasa. Kantor PGRI ini direhab total dengan dana iuran sukarela dari seluruh anggota. Semangat gotong royong, kekompakan, dan komitmennya sangat terasa. Menurut Saya, PGRI Kota Pekalongan memang harus punya kantor sendiri,†ujarnya.
Ia berharap, keberadaan Kantor PGRI yang baru dapat semakin meningkatkan kinerja organisasi dan para anggotanya dalam menjalankan peran strategis di bidang pendidikan. Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan semakin berat, sehingga diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para pendidik.
“Mudah-mudahan ini semakin menambah semangat dan kinerja anggota PGRI menjadi lebih baik lagi. Kita bersama-sama memajukan pendidikan di Kota Pekalongan. Tugas ini memang berat, tetapi dengan komitmen bersama, saya yakin bisa kita lalui,†tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Aaf juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan Dwija Praja Nugraha yang diterimanya pada peringatan HUT ke-80 PGRI di Jakarta pada 29 November 2025 lalu. Penghargaan tersebut diterima setelah melalui proses seleksi ketat, termasuk tahapan wawancara, dan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri.
“Alhamdulillah, ini menambah semangat kolaborasi dan komunikasi kita antara Pemkot dan PGRI. Semoga ke depan kita bisa membawa pendidikan Kota Pekalongan menjadi lebih baik lagi,†ucapnya.
Selain peresmian kantor dan peluncuran website PGRI Kota Pekalongan, acara juga diisi dengan pengukuhan komunitas Triple Er Warriors atau Para Pejuang 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang melibatkan siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat, guru dan akademisi. Wali Kota Aaf menilai langkah ini sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.
“Masalah sampah masih menjadi tantangan di Kota Pekalongan. Oleh karena itu, anak-anak kita harus dibiasakan sejak dini, dibentuk karakternya agar peduli terhadap pengelolaan sampah. Mereka harus menjadi contoh di sekolah, lingkungan masyarakat, dan teman-temannya,†jelasnya.
Ia berharap para pelajar yang tergabung dalam Triple Er Warriors dapat menjadi generasi yang aktif melakukan kegiatan positif serta membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan darurat sampah.
“Yang penting mereka tidak terjerumus dalam kegiatan negatif, tetapi justru melakukan kegiatan positif, salah satunya membantu pemerintah dalam menangani persoalan sampah,†imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas diresmikannya Kantor PGRI Kota Pekalongan. Menurutnya, keberadaan kantor tersebut telah lama dinantikan oleh para anggota.
“Kami ikut bahagia dan bersyukur. Kantor ini sudah lama ditunggu oleh anggota PGRI Kota Pekalongan. PGRI Kota Pekalongan memiliki prestasi luar biasa, terutama dalam pengembangan keprofesian guru,†ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Wali Kota Pekalongan dan Kepala Dinas Pendidikan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan. Bahkan, Muhdi menyebut kepemimpinan Wali Kota Pekalongan layak menjadi contoh bagi daerah lain.
“Kami bangga dan mengapresiasi Wali Kota Pekalongan sebagai pimpinan daerah yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan. Semoga ini menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain. Kepemimpinan beliau telah dirasakan para guru dan masyarakat,†tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan sekaligus Ketua PGRI Kota Pekalongan, Mabruri, mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi tahun penuh keberkahan bagi PGRI Kota Pekalongan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya berhasil menghimpun dana sukarela dari anggota dengan partisipasi yang sangat tinggi.
“Dari sekitar 1.900 anggota PGRI, sebanyak 95 persen memberikan sumbangan secara sukarela. Total dana yang terkumpul mencapai Rp1,7 Miliar, dan Alhamdulillah dapat kami gunakan untuk menyelesaikan pembangunan Kantor PGRI Kota Pekalongan,†jelasnya.
Mabruri juga menambahkan bahwa, PGRI Kota Pekalongan terus berinovasi melalui penguatan organisasi dan digitalisasi, salah satunya dengan peluncuran website resmi PGRI Kota Pekalongan. Selain itu, PGRI juga membentuk perangkat organisasi kelengkapan SLCC yang menaungi komunitas Triple Er Warriors.
Lanjutnya, melalui SLCC dan Triple Er Warriors, PGRI Kota Pekalongan ingin membantu pemerintah dalam mengedukasi pengelolaan sampah kepada generasi muda. PGRI Kota Pekalongan juga memiliki kanal YouTube SLCC yang sudah memiliki banyak subscriber sebagai sarana kampanye praktik baik satuan pendidikan.
"Dengan diresmikannya Kantor PGRI Kota Pekalongan, peluncuran website, serta pengukuhan Triple Er Warrior, diharapkan sinergi antara PGRI dan Pemerintah Kota Pekalongan semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berwawasan lingkungan,"pungkasnya.
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF