Wali Kota Aaf : Anggaran Terbatas Tak Surutkan Semangat Pelayanan Publik

Wali Kota Aaf : Anggaran Terbatas Tak Surutkan Semangat Pelayanan Publik
Kota Pekalongan - Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), turut memberi penegasan bahwa meskipun APBD 2026 mengalami penyesuaian besar-besaran, semangat pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD Atas Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun 2026 yang digelar di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Kamis (27/11/2025).
“Alhamdulillah semuanya sudah clear dengan jajaran Dewan. Semua perangkat daerah harus menyesuaikan anggaran, termasuk Sekwan. Tapi kita harus sadar situasi dan jangan patah semangat. Kita tetap bekerja dan mengabdi untuk rakyat,” ujar Aaf.
Ia menyampaikan bahwa beberapa sektor pelayanan publik tidak akan mengalami pengurangan anggaran, di antaranya layanan pendidikan, termasuk tunjangan guru, UHC (Universal Health Coverage), pelayanan administrasi kependudukan di Dindukcapil, layanan sosial di Dinas Sosial, dan sektor krusial lainnya.
“Yang pasti tidak kita kurangi maupun kita hilangkan adalah pelayanan ke masyarakat. Ini wajib tetap full,” tegas Aaf.
Sementara itu, kata Aaf, sektor pembangunan fisik memang harus mengalami pemangkasan. Namun, pihaknya memastikan tetap melakukan pemetaan prioritas, terutama untuk wilayah yang rawan bencana seperti Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat yang kerap mengalami tanggul jebol dan banjir.
“Kita sudah koordinasi dengan camat dan lurah untuk mendata potensi bencana. Sebelum bencana datang, kita sudah tahu apa yang harus diprioritaskan. Jika ada kebutuhan pembangunan fisik mendesak, kita akan intens berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Melalui penetapan APBD 2026 ini, ia berkomitmen bersama jajaran DPRD untuk memastikan keterbatasan anggaran tidak menghambat pelayanan dasar kepada masyarakat, serta terus mengawal program-program prioritas agar tetap berjalan optimal demi kesejahteraan warga Kota Pekalongan.
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
Kota Pekalongan - Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), turut memberi penegasan bahwa meskipun APBD 2026 mengalami penyesuaian besar-besaran, semangat pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD Atas Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun 2026 yang digelar di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Kamis (27/11/2025).
“Alhamdulillah semuanya sudah clear dengan jajaran Dewan. Semua perangkat daerah harus menyesuaikan anggaran, termasuk Sekwan. Tapi kita harus sadar situasi dan jangan patah semangat. Kita tetap bekerja dan mengabdi untuk rakyat,” ujar Aaf.
Ia menyampaikan bahwa beberapa sektor pelayanan publik tidak akan mengalami pengurangan anggaran, di antaranya layanan pendidikan, termasuk tunjangan guru, UHC (Universal Health Coverage), pelayanan administrasi kependudukan di Dindukcapil, layanan sosial di Dinas Sosial, dan sektor krusial lainnya.
“Yang pasti tidak kita kurangi maupun kita hilangkan adalah pelayanan ke masyarakat. Ini wajib tetap full,” tegas Aaf.
Sementara itu, kata Aaf, sektor pembangunan fisik memang harus mengalami pemangkasan. Namun, pihaknya memastikan tetap melakukan pemetaan prioritas, terutama untuk wilayah yang rawan bencana seperti Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat yang kerap mengalami tanggul jebol dan banjir.
“Kita sudah koordinasi dengan camat dan lurah untuk mendata potensi bencana. Sebelum bencana datang, kita sudah tahu apa yang harus diprioritaskan. Jika ada kebutuhan pembangunan fisik mendesak, kita akan intens berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Melalui penetapan APBD 2026 ini, ia berkomitmen bersama jajaran DPRD untuk memastikan keterbatasan anggaran tidak menghambat pelayanan dasar kepada masyarakat, serta terus mengawal program-program prioritas agar tetap berjalan optimal demi kesejahteraan warga Kota Pekalongan.
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF