Perkuat Literasi Anak Usia Dini Bersama Keluarga, Dindik Luncurkan Program “Bercanda”

Perkuat Literasi Anak Usia Dini Bersama Keluarga, Dindik Luncurkan Program “Bercanda”
Kota Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD secara resmi meluncurkan program Bersama Membaca dengan Ayah Bunda (Bercanda). Launching secara langsung dilakukan Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pekalongan, Gufron Faza, Camat Pekalongan Utara, Wismo Aditiyo berserta jajaran terkait, di TK Negeri Pembina, Selasa (3/2/2026).
Program ini merupakan sebuah inovasi gerakan literasi yang menekankan pentingnya keterlibatan keluarga, khususnya ayah dan bunda, dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Inggit mengungkapkan bahwa usia dini merupakan masa emas dalam membangun karakter dan kebiasaan baik anak, termasuk kebiasaan gemar membaca. Menurutnya, anak yang sejak dini dikenalkan dengan literasi akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih cerdas, mandiri, dan mampu berpikir kritis.
“Namun, kita menyadari bahwa membangun literasi tidak bisa dibebankan kepada sekolah saja. Dibutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak, terutama antara satuan PAUD dan keluarga sebagai lingkungan terdekat anak,” ungkap Inggit.
Ia berharap melalui program Bercanda, dapat terjalin kolaborasi yang kuat antara pendidik dan orang tua dengan menghadirkan kegiatan membaca yang menyenangkan. Tidak hanya dilakukan oleh ibu, tetapi juga melibatkan peran ayah agar anak merasakan kebersamaan dan kasih sayang secara utuh.
“Membaca bukan sekadar aktivitas, tetapi momen kebersamaan yang penuh makna. Saat anak didampingi membaca, mendengarkan cerita, dan berdialog, sesungguhnya sedang ditanamkan cinta belajar dan kepercayaan diri,” sambungnya.
Menurutnya, peran keluarga dinilai sangat strategis karena orang tua merupakan figur terdekat dengan anak. Kehadiran ayah dalam kegiatan membaca juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa anak serta memperkuat rasa percaya diri mereka.
Sementara itu, Mabruri menyampaikan bahwa program Bercanda merupakan bentuk baru kreativitas kolaboratif antara Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan. Meski dikemas dengan judul yang ringan dan menarik, program ini sarat makna dan memiliki tujuan yang strategis bagi tumbuh kembang anak.
“Melalui proses membaca bersama ayah dan bunda, akan terbentuk bonding atau ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Kedekatan ini sangat penting untuk membangun rasa aman, kasih sayang, serta menumbuhkan kegemaran membaca sejak usia dini,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan Mabruri, kegiatan membaca bersama tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi anak, tetapi juga memperkaya kosakata, mengembangkan imajinasi, serta melatih kemampuan berpikir anak. Program ini juga didukung dengan pemenuhan sarana dan prasarana literasi di satuan pendidikan PAUD, salah satunya melalui gerakan donasi buku yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Selain itu, pihaknya mendorong para pendidik PAUD untuk membiasakan kegiatan membaca selama 10–15 menit setiap hari agar menjadi gerakan rutin di lingkungan sekolah. Tidak kalah penting, orang tua murid juga akan dibekali melalui kegiatan parenting membaca bersama sebagai upaya membangun kesadaran literasi di lingkungan keluarga.
“Kami memohon dukungan dari Dinas Perpustakaan, masyarakat, dan orang tua agar literasi dan kesadaran membaca di lingkungan keluarga semakin meningkat dan berdampak positif bagi perkembangan anak,” imbuhnya.
Melalui program ini, diharapkan minat baca anak PAUD semakin meningkat, tercipta generasi yang memiliki kosakata lebih kaya dan kecintaan terhadap belajar.
Sumber : Dinkominfo Kota Pekalongan
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF