Ketua TP PKK Kota Pekalongan Tegaskan Komitmen dalam Pelatihan Pemulasaran Jenazah Muslim

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Tegaskan Komitmen dalam Pelatihan Pemulasaran Jenazah Muslim
 
Sebagai wujud kepemimpinan yang responsif dan peduli terhadap kebutuhan spiritual masyarakat, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, kembali menginisiasi pelatihan pemulasaran jenazah muslim untuk kedua kalinya. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula TP PKK Kota Pekalongan. Kamis, (16/10/2025).
 
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK dalam memperkuat kapasitas kader perempuan di bidang keagamaan, khususnya dalam tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Dengan menggandeng Bagian Kesra Setda Kota Pekalongan dan dipimpin oleh Pokja 1 sebagai pelaksana utama, pelatihan ini mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan spiritual di tingkat akar rumput.
 
Inggit menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting dan strategis.
 
“Pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat. Kami ingin setiap kelurahan memiliki kader modin (lebe) kematian dari kalangan ibu-ibu, agar proses pemulasaran jenazah dapat berjalan sesuai prosedur dan syariat Islam,” tegas beliau.
 
Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus TP PKK di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan yang telah hadir dan berkontribusi aktif. Dukungan penuh dari para kader perempuan ini menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program-program TP PKK yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
 
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Pekalongan, Mahbub Syauqi, turut menyampaikan dukungannya terhadap pelatihan ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat luas.
 
Pelatihan mencakup teori dan praktik langsung, mulai dari penutupan mata jenazah, penyobekan kain kafan, niat memandikan dan istinja, hingga tata cara shalat jenazah dan pemakaman. Dengan pendekatan yang komprehensif, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang memadai untuk melaksanakan pemulasaran secara benar dan sesuai sunnah Rasulullah SAW.
 
Inggit menegaskan bahwa pelatihan ini akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan pemberdayaan perempuan di Kota Pekalongan.
 
“Kami percaya, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali para ibu dengan ilmu yang bermanfaat dan menjadi ladang amal jariyah,” tutup beliau.
 
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta yang berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Semangat dan dedikasi Ketua TP PKK menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang religius dan berdaya.
 
 
(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)