Batik Bulan dan Ozzy Batik Binaan Dekranasda Kota Pekalongan Raih Penghargaan Internasional

Batik Bulan dan Ozzy Batik Binaan Dekranasda Kota Pekalongan Raih Penghargaan Internasional

Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia batik. Batik Bulan dan Ozzy Batik Pekalongan, keduanya merupakan UKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan, Batik Bulan berhasil menjadi pemenang dalam penghargaan Design Green Batik dan sementara itu Ozzy Batik mendapatkan kategori Favourite Design Green Batik dalam ajang Green Batik Design Challenge. Kompetisi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, yang digelar di Erasmus Huis.

Acara Green Batik Design Challenge ini bertujuan untuk mempromosikan desain batik ramah lingkungan (sustainable craftsmanship), mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Belanda, dan mendorong inovasi di kalangan pembatik muda.

Lianawaty Hidayat, pemilik Ozzy Batik, mengungkapkan rasa bahagianya atas apresiasi internasional ini.

“Saya merasa sangat diapresiasi. Penghargaan ini membangkitkan semangat bahwa kita harus tetap menjaga lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. Harapannya, para pengusaha dan perajin batik jangan lelah berkreasi, menjaga kualitas produksi, sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menekankan dukungan besar dari Dekranasda Kota Pekalongan, yang membuat UKM lebih kreatif, maju, dan merasa benar-benar dirangkul.

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya, turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini.

“Selamat kepada Ozzy Batik Pekalongan atas penghargaan Favourite Design Green Batik. Semoga prestasi ini memacu semangat UKM lain untuk berkreasi, berprestasi, dan mengembangkan usaha yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa batik Pekalongan mampu bersaing di panggung internasional. Lebih dari itu, keberhasilan Batik Bulan dan Ozzy Batik menegaskan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Belanda.


(Tim Media Bagian Umum Setda Kota Pekalongan)